oleh

detikFinance | Adhi Karya Menerbitkan Obligasi Rp 3,5 Triliun

detikFinance | Adhi Karya Menerbitkan Obligasi Rp 3,5 Triliun – Pembangun BUMN PT Adhi Karya menawarkan obligasi senilai maksimal Rp 3,5 triliun (US $ 262,9 juta). Total Rp 5 triliun pada tahap pertama dari penawaran rak II untuk dua tahun ke depan.

Detik Hari Ini – Surat utang, dengan periode pembukuan 24 Mei sampai 8 Juni. Akan memiliki masa kerja lima tahun. Kisaran imbal hasil antara 8,75 persen dan 9,5 persen per tahun, dibayarkan setiap tiga bulan.

detikFinance – Perusahaan terbuka telah menunjuk perusahaan efek PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi.

Baca juga: PLN Memperoleh Pinjaman Rp11 Triliun dari JBIC

Dana dari obligasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat injeksi modal perusahaan ke dalam anak perusahaannya dan membiayai kembali obligasi.

“Sebanyak Rp 800 miliar akan digunakan untuk menuangkan modal ke anak perusahaan kami PT Adhi Persada Gedung dan PT Adhi Persada Beton,” kata Direktur Adhi Karya Haris Gunawan dalam paparan publik di Jakarta, Rabu. detikFinance

Obligasi tersebut dinilai A – oleh lembaga pemeringkat kredit PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

“Kami akan membagikan sisa penawaran rak baik di paruh kedua tahun depan atau semester pertama 2019. Tergantung pada kebutuhan dana kami saat ini,” kata Haris kepada detikFinance.

Hingga April, Adhi Karya telah membukukan kontrak baru senilai Rp 4,4 triliun.

“Portofolio kontrak kami masih didominasi oleh pemerintah dan badan usaha milik negara (UKM) masing-masing 24,4% dan 36,4%,” kata Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto.

Developer: Kemajuan LRT Jakarta mencapai 15 persen

Developer: Kemajuan LRT Jakarta mencapai 15 persen
Pengemudi melewati Jl. Mayjen Sutopo, lokasi proyek light rail transit (LRT), di Jakarta Timur pada tanggal 8 Mei.detik hari ini

detikNews – Perkembangan pembangunan proyek light rail transit (LRT) di Jakarta telah mencapai 15 persen, menurut perusahaan konstruksi milik negara PT Adhi Karya, kontraktor proyek yang harus dilengkapinya pada 2019.

detikFinance – Proyek transportasi senilai Rp 23,5 triliun (US $ 1,77 miliar) menghubungkan Cibubur di Jakarta Timur ke pusat kota ibu kota.

Direktur Adhi Karya Budi Harto mengatakan perusahaan perlu membiayai proyek tersebut. Sebelum memulai pembangunan dan dana akan diganti oleh pemerintah.

Baca juga: Suku Bunga BI Tidak Berubah Sebesar 4,75 Persen

detikFinance – “Kami sudah menginvestasikan sekitar Rp 3,5 triliun. Kami sudah memulai pembangunan bagian dari Cawang di Jakarta Timur ke Dukuh Atas di Jakarta Pusat. “Kata Budi, menambahkan bahwa mereka masih membangun pondasi bagian Cibububur-Cawang.

Untuk membiayai proyek tersebut, perusahaan telah menerbitkan obligasi senilai Rp 3,5 triliun untuk tahap pertama dan Rp 5 triliun untuk tahap kedua.

Awalnya, proyek ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2018 karena akan digunakan untuk mengangkut atlet dan penonton Asian Games 2017. Namun kekurangan dana dalam APBN memaksa pemerintah untuk mencari dana alternatif dan memperpanjang tenggat waktu proyek tersebut. Prediksi Bola

detikFinance | Adhi Karya Menerbitkan Obligasi Rp 3,5 Triliun

Komentar

News Feed