oleh

detikFinance | Bank Mandiri Berikan Pinjaman Rp 1,5 Triliun ke IIF

detikFinance | Bank Mandiri Berikan Pinjaman Rp 1,5 Triliun ke IIF – Pemberi pinjaman BUMN Bank Mandiri mencairkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,5 triliun (US $ 112,65 juta). Ke perusahaan pembiayaan infrastruktur milik negara PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF).

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto mengatakan fasilitas tersebut memiliki tenor tiga tahun dan dapat diuangkan dengan panggilan IIF. Fasilitas kredit ini memiliki bunga mengambang dengan biaya pinjaman yang hanya 1 sampai 2 persen lebih tinggi dari Suku Bunga Interbank Offered Rate (JIBOR), ditambah biaya tambahan. Detik Hari Ini

Baca juga: Keuntungan Ganda Investor Asing dari Pasar Indonesia

detikFinance – “Fasilitas ini mencerminkan komitmen kami terhadap pembangunan infrastruktur. Karena untuk saat ini kami telah menyetujui pinjaman sebesar Rp 9,3 6 triliun untuk proyek infrastruktur. Komitmen pinjaman jauh lebih besar dari itu,”. Katanya setelah menandatangani nota kesepahaman (MoU) di bank tersebut. markas besar.

Sulaiman mengakui bahwa sekarang lebih mudah untuk menyalurkan pinjaman ke sektor ini. Dengan partisipasi tidak langsung melalui perusahaan pembiayaan infrastruktur milik negara seperti IIF dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). detikFinance

detikFinance – Tidak seperti partisipasi langsung dengan pinjaman sindikasi, IIF dan SMI membantu menangani transmisi pembiayaan di lapangan. “Jika kita ingin memberikan pinjaman sindikasi langsung. Terkadang kita harus bersaing dengan bank BUMN dan swasta lainnya,” katanya.

Direktur Utama IIF Arisudono Soerono mengatakan fasilitas sebesar Rp 1,5 triliun merupakan bank kedua yang diterima dari Bank Mandiri, setelah fasilitas sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2015. detikFinance

Bank Mandiri menyiapkan dana Rp 4t untuk proyek LRT

Bank Mandiri menyiapkan dana Rp 4t untuk proyek LRT
Pekerja membangun kerangka logam untuk proyek transit rel ringan (LRT) di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.detik hari ini

detikNews – Pemberi pinjaman BUMN Bank Mandiri telah menyiapkan pinjaman sebesar Rp 4 triliun (US $ 300 juta) untuk membiayai proyek transit kereta ringan (light rail transit / LRT), yang menghubungkan Jakarta dan tiga kota di Jawa Barat, Bogor, Depok dan Bekasi.

Pemberi pinjaman negara lain yang akan mengambil bagian dalam pembiayaan proyek transportasi adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan lembaga keuangan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

“Setiap bank akan menyumbang antara Rp 2 triliun dan Rp 5 triliun. Kami [Bank Mandiri] sudah menyiapkan Rp 4 triliun. “Kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo seperti dilansir tribunnews.com, Minggu, menambahkan bahwa kreditur swasta juga diundang untuk ikut serta dalam proyek tersebut.

Baca juga: Suku Bunga BI Tidak Berubah Sebesar 4,75 Persen

detikFinance – Pinjaman sindikasi dari bank tersebut diperkirakan mencapai Rp 18 triliun. Dari total biaya proyek LRT sebesar Rp 23,3 triliun. Anggaran negara akan menutupi biaya yang tersisa.

Kartika, bagaimanapun, mengatakan total biaya proyek tidak final. Perhitungan terakhir menunjukkan bahwa biayanya bisa mencapai Rp 27 triliun. Prediksi Bola

Suku bunga pinjaman masih dinegosiasikan, katanya.

detikFinance | Bank Mandiri Berikan Pinjaman Rp 1,5 Triliun ke IIF

Komentar

News Feed