oleh

detikNews | ISIS Klaim Eksekusi Dua Guru China yang Diculik di Pakistan

detikNews | ISIS Klaim Eksekusi Dua Guru China yang Diculik di PakistanKelompok militan ISIS mengklaim telah mengeksekusi mati dua guru China yang mereka culik di Pakistan pada bulan lalu.

detikhariini.com – “ISIS sudah membunuh dua warga China yang selama ini mereka tahan di Provinsi Baluchistan, barat daya Pakistan,” demikian pemberitaan media propaganda ISIS, Amaq, Kamis (8/6).

Kementerian Luar Negeri China sendiri mengakui ada dua warganya diculik oleh pria bersenjata yang menyamar sebagai petugas kepolisian di Pakistan.

“Kami sudah berupaya menyelamatkan dua orang yang diculik itu selama beberapa hari belakangan,” bunyi pernyataan Kemlu China, sebagaimana dikutip Reuters.

Meski demikian, Kemlu China masih akan melakukan verifikasi informasi tersebut melalui berbagai jalur, termasuk bekerja sama dengan otoritas Pakistan.

Selama ini, ISIS memang berupaya membangun kekuatannya di Pakistan. Mereka pun kerap melancarkan serangan, termasuk di kantor wakil Senat di Baluchistan yang menewaskan 25 orang bulan lalu.

Agen Poker Online – Belakangan ini, Kedutaan Besar China untuk Pakistan sudah berulang kali meminta Islamabad meningkatkan keamanan, terutama di Baluchistan, di mana Beijing membangun pangkalan dan jalan baru sebagai jalur penghubung menuju Laut Arab.

Militer Pakistan pun sudah bergerak. Pada Kamis, mereka merilis rincian operasi mereka untuk menghancurkan markas ISIS di Baluchistan.

Li Xinheng dan Lu Ling Lina

Dua warga China telah diidentifikasi sebagai Li Xinheng (kiri) dan Lu Ling Lina oleh Polisi Pakistan, yang memberikan gambar tersebut ke European Pressphoto Agency (EPA)

Seorang Pria Pakistan Terluka

Seorang pria Pakistan terluka saat mencoba membantu kedua warga China tersebut untuk diculik. Pria itu digambarkan menerima perawatan medis di sebuah rumah sakit di Quetta.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying

detikNews – Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan kepada kantor berita resmi Xinhua pada hari Jumat bahwa pemerintah mencari informasi dari pihak berwenang Pakistan.

“Kami telah mencatat laporan yang relevan dan kami mengungkapkan keprihatinan serius kami. Kami telah berusaha menyelamatkan dua sandera yang diculik selama beberapa hari terakhir ini, “kata Hua seperti dikutip.

detikNews – Dia menambahkan: ‘Pihak China sedang berusaha untuk mempelajari dan memverifikasi informasi yang relevan melalui berbagai saluran, termasuk bekerja dengan pihak berwenang Pakistan.’

Hua juga menekankan bahwa China menentang terorisme dan kekerasan ekstrim dalam bentuk apapun.

detikNews – Di Islamabad, dua pejabat keamanan Pakistan mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki klaim tersebut, namun tidak ditemukan mayat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying (foto) mengatakan Beijing menyatakan ‘keprihatinan serius’ atas laporan tersebut. Pihak berwenang China sedang menyelidiki klaim tersebut.

detikNews – Sebelumnya pada hari Jumat, video 24 detik dikirim ke telepon wartawan yang bekerja di Baluchistan – yang tampaknya oleh kelompok Negara Islam.

Rekaman itu tampak menunjukkan tubuh berdarah seorang pria dan wanita China.

detikNews – Pejabat Pakistan yang berbicara dengan Associated Press mengenai kondisi kerahasiaan rutin mengatakan bahwa mereka mengetahui video tersebut. Namun mayat tersebut belum ditemukan atau identitas mereka diverifikasi.

Dipercaya bahwa kedua korban tersebut adalah guru di sekolah bahasa swasta.

detikNews – Mereka diculik pada 24 Mei oleh orang-orang bersenjata berpakaian seperti polisi yang menghentikan mobil mereka di Quetta, ibu kota Baluchistan.

Seorang pengamat yang berusaha melakukan intervensi ditembak dan terluka saat menyelamatkan orang ketiga.

detikNews – Kedua korban adalah pasangan, menurut The Guardian. Laporan tersebut mengatakan bahwa mereka belajar bahasa Urdu dan mengajar bahasa Mandarin di Quetta.

Tentara Pakistan

Pejabat keamanan Pakistan memeriksa daerah di mana pasangan China tersebut diculik.

detikNews – Sebuah foto handout yang muncul untuk menunjukkan bahwa dua warga China telah didistribusikan oleh European Pressphoto Agency. Foto itu dibuat oleh Polisi Pakistan, kata agensi tersebut.

Foto tersebut menunjukkan potret dua warga China, diidentifikasi sebagai Li Xinheng dan Lu Ling Lina.

detikNews – Sebuah pernyataan dari kantor berita ISIS pada hari Kamis mengatakan bahwa kedua guru China tersebut telah terbunuh.

Klaim ISIS terjadi beberapa jam setelah militer Pakistan melepaskan foto-foto dari apa yang dikatakannya adalah 12 anggota kelompok militan yang terbunuh.

detikNews – Mereka tewas dalam operasi minggu ini di provinsi Baluchistan, Afghanistan barat daya, di mana militer mengatakan bahwa pihaknya menggagalkan usaha untuk mendirikan sebuah markas militan IS yang terorganisir.

Ribuan orang China bekerja di Pakistan dan kadang-kadang menjadi sasaran militan. China adalah sekutu lama Pakistan dan sedang membangun jalan dan pembangkit listrik. Di bawah proyek bernilai miliaran dolar yang disebut Koridor Ekonomi China-Pakistan.

detikNews – Militan Islam yang menentang peraturan China di wilayah utara-barat Xinjiang. Juga diyakini berlindung di wilayah kesukuan Pakistan, dari mana mereka mengancam akan melancarkan serangan.

detikNews | ISIS Klaim Eksekusi Dua Guru China yang Diculik di Pakistan

Komentar

News Feed