oleh

detikNews | Kecelakaan Kapal Pesiar Merusak Karang Indonesia

detikNews | Kecelakaan Kapal Pesiar Merusak Karang Indonesia – Kerusakan yang disebabkan oleh kapal pesiar milik Inggris yang secara tidak sengaja kandas di terumbu karang Indonesia yang masih asli bisa berjumlah lebih dari $ 18 juta, menurut akademisi dan kelompok lingkungan yang bekerja di wilayah tersebut. Detik Hari Ini

Periset untuk Conservation International Indonesia (CII), Universitas Negeri Papua dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) menemukan bahwa landasan kapal pesiar Caledonian Sky berkapasitas 295 kaki. Yang memiliki berat 4.200 ton dan membawa 102 penumpang – menyebabkan kerusakan besar pada beberapa endemik. Terumbu karang yang unik untuk Raja Ampat, sebuah rantai pulau terpencil dan indah di sebelah barat provinsi Papua di Indonesia. detikNews

“Jenis terumbu yang dirusak oleh kapal adalah Genus Porites, Acropora, Poicilopora, Tubastrea, Montipora, Stylopora, Favia dan Pavites. Diperlukan waktu puluhan tahun untuk memulihkan terumbu karang, “Ricardo Tapilatu, yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan kepada The Jakarta Post.

Baca juga : Parade Pesona Kebangsaan 2017 Telah Berakhir

Tapilatu menambahkan bahwa area kerusakan membentang lebih dari 145.000 mil persegi. detikNews

detikFinance – Langit Caledonian, yang dimiliki oleh perusahaan Inggris Noble Caledonia. Sedang menyelesaikan perjalanan mengamati burung di Pulau Waigeo pada tanggal 4 Maret saat berbelok sedikit menjauh dan membanting ke terumbu karang. Penyelidikan atas insiden tersebut menemukan bahwa kapal pesiar tersebut diduga memasuki daerah tersebut. Tanpa berkonsultasi dengan pemandu lokal. Awak kapal hanya mengandalkan navigasi GPS tanpa mempertimbangkan arus pasang. detikNews

“Kapten memaksa kapal untuk memasuki wilayah tersebut, yang tidak terbuka untuk kapal pesiar,” juru bicara CII, Albert Nebore, mengatakan.

Langit Caledonian sejak itu telah di refloated dan sebuah inspeksi mengungkapkan bahwa “lambung kapal tidak rusak dan tetap utuh,” kata perusahaan itu.

Kapal itu sendiri “tidak mengambil air, juga tidak ada polusi yang dilaporkan sebagai hasil grounding,” tambah Caldeonia Mulia.

Baca juga : Jokowi Siap Melawan Kelompok Yang Tidak Toleran

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia telah menempatkan stafnya. Untuk mengidentifikasi terumbu karang yang rusak dan mengumpulkan bukti bahwa mereka akan menggunakannya untuk menuntut kompensasi dari perusahaan Inggris. detikNews

Juru bicara Kementerian Djati Witjaksono mengatakan, “Kami akan membahas dengan para ahli tentang jumlah kompensasi yang harus dibayarkan perusahaan [ke Indonesia].”

Penduduk setempat di Raja Ampat mengatakan bahwa selain kerusakan terumbu karang, kecelakaan tersebut juga menimbulkan tekanan besar pada ekonomi lokal, yang sangat bergantung pada wisata snorkeling dan menyelam scuba.

Terumbu karang merupakan daya tarik tersendiri bagi banyak wisatawan di daerah tersebut. Ini kontraproduktif bagi prospek pariwisata kita, “Laura Resti, dari asosiasi homestay Raja Ampat, mengatakan kepada BBC. “Kami telah mencoba untuk melestarikan terumbu karang itu untuk waktu yang lama, dan hanya dalam beberapa jam mereka telah pergi.

Resti menambahkan kepada detikNews: “Saya sangat sedih dan merasa malu untuk membawa turis ke sana.”

detikNews | Kecelakaan Kapal Pesiar Merusak Karang Indonesia di tulis oleh Prediksi Bola

Komentar

News Feed