oleh

detikNews | Jokowi Siap Melawan Kelompok Yang Tidak Toleran

detikNews | Jokowi Siap Melawan Kelompok Yang Tidak Toleran – Pengamat percaya bahwa Presiden Joko Widodo dengan hati-hati menghindari tindakan yang mungkin terlihat seperti dia membela mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama selama cobaan penghinaannya atas kekhawatiran bahwa hal itu dapat menyakitinya secara politis. Bagaimanapun, tindakan apa pun yang diambilnya terhadap kelompok garis keras yang mempelopori gerakan anti-Ahok dapat membukanya terhadap serangan bahwa dia anti-Islam, serangan yang bisa terbukti menghancurkan kesempatannya untuk terpilih kembali pada 2019 saat mereka Peluang Ahok dalam pemilihan gubernur tahun ini.

Tapi sekarang (sedikit lebih dari satu minggu setelah Ahok memutuskan untuk tidak mengajukan banding atas vonis bersalahnya). Jokowi telah mengadopsi bahasa terkuatnya untuk menggambarkan usaha pemerintahannya. Untuk menumpas ekstremisme dan intoleransi Islam di Indonesia, dengan mengatakan bahwa dia akan melanjutkan pertarungan tanpa mempedulikan politiknya. Biaya.

Dalam sebuah wawancara dengan Tempo kemarin. Jokowi mengatakan bahwa dia sedang mempersiapkan sebuah satuan. Tugas khusus yang berfokus pada kelompok-kelompok intoleran yang berkembang di Indonesia dan berupaya melemahkan ideologi negara Pancasila. detikNews

Berita Hari Ini – Jokowi mengatakan bahwa unit tersebut secara resmi akan disebut sebagai Unit Kerja Presiden. Untuk Stabilisasi Pancasila dan bahwa dia akan menandatangani sebuah perintah untuk menetapkannya minggu ini. detikNews

Presiden mengatakan tim akan “mengkonsolidasikan dan menyebarkan pemahaman umum tentang Pancasila” dengan menggunakan media modern seperti komik, vlog dan media sosial seperti Instagram. detikNews

Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus bersikap tegas dalam menghadapi kelompok yang tidak toleran dan membubarkan kelompok anti-Pancasila (seperti Hizbut Tahir, kelompok Islam yang diumumkan pemerintah akan mencoba bubar awal bulan ini), terlepas dari bagaimana hal itu dapat mempengaruhi dukungannya. Dari kelompok Muslim dalam Pemilu 2019. Presiden mengatakan bahwa menegakkan konstitusi Indonesia adalah hal yang paling penting. detikNews

“Jika Anda berbicara tentang pertimbangan politik, maka tidak akan pernah selesai. Cukup, kita harus menegakkan konstitusi, “kata Jokowi seperti dikutip Tempo. detikNews

Detik Hari Ini – Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa pemerintah saat ini memantau sejumlah organisasi sosial radikal dan mengkaji ulang mereka sebagai bagian dari prosedur hukum agar mereka dibubarkan secara resmi.

Argumen pemerintah adalah bahwa mereka secara konstitusional diperbolehkan membubarkan organisasi yang bekerja untuk merongrong atau menggantikan Pancasila. Para menteri tidak menyebutkan organisasi mana yang saat ini dipantau karena kemungkinan pembubaran. detikFinance

detikNews | Jokowi Siap Melawan Kelompok Yang Tidak Toleran di tulis oleh Prediksi Bola

Komentar

News Feed