oleh

detikNews | Remaja Jakarta disiksa oleh anggota FPI

-Tak Berkategori

detikNews | Remaja Jakarta disiksa oleh anggota FPI – Indonesia mengamati Hari Pancasila kemarin. Suatu hari yang merayakan prinsip ideologis bangsa, termasuk persatuan bangsanya tanpa memandang ras dan agama. Namun kata yang mendominasi media lokal bukanlah pluralisme tapi persekusi (penganiayaan).

Sebuah video yang mengganggu yang menggambarkan seorang remaja Jakartan berusia 15 tahun keturunan China dilecehkan secara fisik dan diancam oleh orang-orang yang mengaku sebagai anggota Front Pembela Islam garis keras (FPI) kemarin terinfeksi virus. Dengan mengecam keras FPI karena diduga menyalahgunakan anak di bawah umur. detikNews

Dalam video tersebut, sekelompok pria terlihat memaksa anak remaja tersebut yang memiliki ibunya duduk tepat di belakangnya untuk meminta maaf karena mengirimkan meme tentang pemimpin FPI Rizieq Shihab yang menurut mereka menghina umat Islam. Orang-orang mengepung remaja itu, mengejek, tertawa dan sesekali menampar dan meninju dia, mengetuk gelas di wajahnya pada satu titik. detikNews

Seorang pria, yang tampaknya adalah pemimpin kelompok tersebut, mengatakan kepada bocah tersebut bahwa dia telah menghina komunitas Muslim karena Rizieq bukan hanya pemimpin FPI. Tapi juga seorang Imam Besar untuk “jutaan Muslim”. Dia memperingatkan anak laki-laki itu untuk memberi tahu teman-temannya tentang etnis yang sama agar tidak mengolok-olok Rizieq dan cendekiawan Islam lainnya atau mereka mungkin menghadapi konsekuensi yang sama. Berita Terkini

Remaja itu tampak terguncang tapi tetap tenang sambil mengalami penganiayaan mental dan fisik dari kelompok tersebut. detikNews

Menurut laporan, remaja tersebut adalah warga Cipinang Muara, Jakarta Timur yang sebelumnya memposting meme lucu tentang Rizieq Shihab. Pendiri FPI yang baru saja ditunjuk sebagai buron oleh polisi setelah melarikan diri dari Indonesia untuk lolos penyelidikan kasus pornografi. detikNews

Aktivitas media sosial remaja tersebut menarik perhatian orang-orang di sekolahnya, dan gurunya dilaporkan melaporkannya kepada pemimpin lingkungan tersebut. Dia kemudian dipaksa untuk tampil di kantor kepala RT pada 28 Mei. Saat dia diminta untuk meminta maaf kepada sekelompok orang yang mengaku anggota FPI, seperti yang digambarkan dalam video tersebut. detikNews

Penangkapan dilakukan

Setelah video tersebut beredar kemarin, polisi dengan cepat menangkap dua anggota FPI yang dicurigai hadir saat insiden tersebut. Meski sejauh mana keterlibatan mereka dalam pelecehan tersebut belum diketahui. Detik Hari Ini

“Dua orang ditahan. M dan U (inisial tersangka) dibawa ke Polres Metro Jakarta. M mengakui bahwa mereka mengintimidasi anak laki-laki itu. Dia adalah FPI, jadi yang satunya lagi, “kata Kapolda Metro Jaya, Andry Wibowo. detikNews

Polisi juga akan menanyai kepala lingkungan tersebut, yang diduga mengizinkan pelecehan remaja tersebut terjadi di kantornya.

Polisi kemudian mengevakuasi anak laki-laki dan keluarganya dari rumah mereka karena kekhawatiran tentang keselamatan mereka. Setelah mereka sebelumnya telah dikeluarkan oleh tuan rumah mereka setelah kejadian tersebut. detikNews

‘Waktu untuk berbicara’

Banyak yang mengecam FPI karena pada dasarnya menggertak seorang anak atas beberapa meme internet. GP Ansor, sayap pemuda organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU). Berjanji untuk memberikan perlindungan kepada remaja tersebut dan membantunya menyembuhkan traumanya. Mereka memperingatkan bahwa tindakan semacam ini oleh kelompok seperti FPI tidak dapat diabaikan. detikNews

“Jika diabaikan, mereka akan berani. Jika kita mengabaikannya, saya tidak bisa membayangkan apa lagi yang akan mereka lakukan, tindakan semacam ini harus dilawan, “kata Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. detikNews

“Ansor memulai gerakan ini (melawan FPI) dengan harapan bisa merangsang kelompok mayoritas lainnya untuk berbicara, menolak tindakan seperti ini oleh FPI. detikSport

Sejak Rizieq dinobatkan sebagai tersangka kriminal untuk pornografi pada hari Senin. Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) mencatat bahwa telah terjadi 55 kasus orang yang dianiaya karena diduga menghina ulama secara online (termasuk remaja dalam video tersebut). Ini juga termasuk kasus baru-baru ini seorang dokter wanita Muslim yang dipaksa keluar dari kotanya karena dia mengkritik Rizieq di Facebook. detikNews

FPI bersikeras

FPI mengatakan bahwa anggotanya hanya hadir saat permintaan maaf remaja tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada yang mengambil masalah ke tangan mereka sendiri dan menyakiti anak laki-laki tersebut. detikNews

Namun, Sekretaris Jenderal FPI Jakarta Habib Novel dari ketenaran “Fitsa Hats” mengatakan bahwa, meski tidak melihat video tentang pelecehan remaja tersebut. FPI akan terus mengejar orang-orang yang menghina Rizieq atau ulama lainnya. detikNews

“Kami tidak akan tetap diam, siapa pun itu, apapun agama mereka, etnis mereka, suku mereka, jika mereka menghina Islam, menghina ulama, menghina Quran, maka kami akan mengejarnya kemanapun mereka pergi detikNews

Menurut laporan terbaru, remaja tersebut masih di bawah perlindungan polisi. Meski keberadaannya tidak diketahui. Dia bukan satu-satunya remaja yang mendapat perlindungan dari pihak berwenang dan NU dari kalangan garis keras baru-baru ini. Karena jenis perlindungan yang sama juga menjadi kebutuhan seorang siswa sekolah menengah bernama Afi Nihaya yang menerima ancaman pembunuhan. Karena menulis tentang toleransi dan memasangnya di Facebook Berita Hari Ini

detikNews | Remaja Jakarta disiksa oleh anggota FPI di tulis oleh Tips Menang Taruhan

Komentar